Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2015

Tantangan Menghadang Tenaga Humas Pemerintah

Pemerintah sedang melakukan seleksi 100 orang Tenaga Humas Pemerintah (THP) sebagai pelaksanaan Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2015 tentang Pengelolaan Komunikasi Publik. THP direkrut dari Pegawai Negeri Sipil dan swasta dengan kriteria tertentu. Dengan masa kerja dua tahun dan fasilitas tunjangan kinerja tingkat 14 (setingkat eselon II) bagi PNS dan gaji sekitar Rp 20 juta bagi non PNS, THP diharapkan mampu mendorong kecepatan, kohesivitas dan integrasi komunikasi Pemerintah. Melalui halaman Kominfo, Menteri Komunikasi dan Informasi Rudiantara menyatakan THP sebagai breakthrough agar terdapat integrasi, kekompakan dan efektifitas komunikasi lembaga Pemerintah.

Sebagai sebuah upaya terobosan, THP patut diapresiasi. Seperti kasat mata bisa terlihat, Pemerintah kedodoran melakukan komunikasi publik atas program dan kinerjanya. Masalah komunikasi publik dan penyampaian informasi ini coba diatasi dengan narasi tunggal yang diproduksi oleh Kominfo sebagaimana ditetapkan dalam Inpres 9/20…

Pengalaman Antar Pasien JKN Gawat Darurat di RS Persahabatan

Saya ingin menutup hari ini dengan sebuah cerita pengalaman sendiri malam ini.Menjelang waktu isya, saya mandi. Tengah bersampo ria bersihkan kepala dari sisa cukuran rambut, terdengar ketukan suara pintu kamar mandi. Terdengar suara istri mengabari bahwa ada tetangga sakit, mohon segera selesaikan mandi dan menolong tetangga yang sakit. Begitu informasi dan saran istri.Bergegas selesaikan mandi, ganti baju dan menuju rumah tetangga di belakang rumah. Sebelum keluar sempat menyambar kunci mobil. Sesampai di rumahnya, nampak Pak Amir, tetangga saya, duduk di kasur yang tergelar di lantai dengan nafas tersengal-sengal. Nampak isterinya kebingungan. Ada juga Pak Nali, tetangga saya yang lain.
Dari isterinya mendapat informasi, jika suaminya sulit nafas dan dada sesak. Terlihat benar rauh wajah kesakitan pak Amir. Diputuskan membawa Pak Amir ke rumah sakit, saya membawanya bersama Pak Nali. Sebelum berangkat, saya memastikan bahwa Pak Nali membawa kartu JKN pak Amir.Ditengah jalan, Pak Na…

HARI HARAPAN KESEHATAN NASIONAL #HKN51

Selamat pagi! Apa kabarmu hari ini? Alhamdulillah, Sehat ya.
Hari ini, Hari Kesehatan Nasional. Sudah 51 tahun, 12 November diperingati sebagai Hari Kesehatan Nasional (HKN).
Kemarin, 1 hari menjelang HKN, telah meninggal dunia dalam masa baktinya dr. Dionisius Giri Samudra. Dokter intersip ditempatkan di RSUD Cendrawasih Kep. Aru yang letaknya pun sulit dicari di peta. Pemerintah, profesi dokter, tenaga kesehatan dan kita semua berduka cita mendalam atas wafatnya satu lagi “Pahlawan Kesehatan”. 
Menangis sedih itu boleh, tapi tak perlu meratapi. Sebaliknya wafatnya dr Andra,“Pelayanan Kesehatan Masyarakat”, ini harusnya menjadi inspirasi bagi dokter, tenaga kesehatan, pemerintah dan masyarakat Indonesia. Inspirasi pengabdian bagi profesi kesehatan. Inspirasi bagi kita semua, apa yang kita lakukan untuk menjaga, memelihara dan memperjuangkan kesehatan kita? 
Layaknya sebuah peringatan atau hari ulang tahun, kita harapan sebelum meniup lilin. Oleh sebab itu, pada Hari Kesehatan Nasiona…

Coba @TomyamKelapa kalau berani, pasti ketagihan!

Saya punya teman, panggil saja @SobatBercahaya. Seingat saya, pertama kali dan terakhir (hingga saat ini) bertemu dengannya pada acara Kopdar Blogger Nusantara 2012 di Makassar. Selebihnya hanya komunikasi daring, itu pun teramat jarang sekali. Saya tak akan cerita hubungan pertemanan dengan @SobatBercahaya. Apalagi kategorinya bukan teman tapi mesra, percayalah sama sekali tak menarik.

Nah, yang justru menarik adalah tawaran dia pada akhir pekan ini. Untuk kedua kalinya, @SobatBercahaya menawari saya mencicipi masakan olahannya, @TomyamKelapa. Jujur, sudah sering saya menyantap masakan khas Thailand itu. Jadi menurut saya, mengapa saya harus jauh-jauh dari Klender Jakarta ke warungnya di kawasan Tangerang hanya demi semangkok Tomyam? Meski diembel-embeli nama @TomyamKelapa.
Bukan teman dong kalau saya tak menuruti tawarannya. Gratis pula. Tapi saya menjawab halus, mungkin lain waktu jika kebetulan main ke daerah sana. @SobatBercahaya tak kehilangan cara menggoda. Dasar anak sekarang …

DEMI ANAK, DIBELA-BELAIN DEH!

PAGI INI.

"Ayah, Lala ada tugas sekolah mencari makanan gemblong," kata Lala, putri pertama saya. Bagi yang belum tahu, Gemblong itu terbuat dari ketan, biasanya berbentuk bulat warna coklat bersalut gula.Gemblong rasanya legit. Biasanya saya melihat pedagang Gemblong di lampu merah Gadog Bogor. Jauh kan? Kalau di Klender Dimana mesti mencari? Belum juga menentukan jawaban, tiba-tiba asik Lala menyela. 
"Yah, nissa juga ada tugas, wawancara pedagang", ujarnya.
Singkat cerita, saya menemani 4 putri saya blusukan ke Pasar Klender. Sekedar informasi saja, Pak Jokowi juga blusukan di Pasar Klender. Intermezo. Sebenarnya kami tak tahu apakah ada penjual Gemblong di Pasar Klender. Jalan kaki menyeberang rel kereta api, menelusuri lapak-lapak seadanya penjual buah dibawah jembatan Klender. Hujan kemarin sore menyisakan lorong lapak yang becek.
Memasuki lantai bawah (basement) Pasar Klender dimana banyak dijual makanan, belum juga tercium aroma Gemblong. Mendekati penjual …